Theme Support

panelarrow

Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah

Sabtu, 27 Agustus 2016

PAUD dan Dikmas Siapkan Enam Program PUS Paska 2015

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Wartanto, siapkan enam Program Pendidikan Untuk Semua (PUS) yang akan dilaksanakan paska 2015, saat digelarnya Rakor Pleno Tengah Tahun Program Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU). Rabu (10/8).

Kamis, 23 Juni 2016

PAUD KM “0”, PAUD Percontohan dari Kemendikbud

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fase pendidikan dan investasi yang paling penting. Menyadari hal itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendirikan PAUD Percontohan di lingkungan kantor Kemendikbud, yang diberi nama PAUD KM “0”. Diharapkan, keberadaan PAUD ini bisa menjadi contoh bagi lembaga PAUD lain di Indonesia.
 
Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, Oxford baru saja mengeluarkan studi mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai sebuah investasi hidup. “Bahwa untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi itu perbaiki PAUD-nya. Investasi pendidikan yang menghasilkan pengembalian terbesar adalah investasi di pendidikan usia dini," ujar Mendikbud Anies Baswedan saat acara peresmian PAUD KM “0” di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (20/6/2016).
 
Ia mengatakan, PAUD di Kemendikbud harus menjadi PAUD terbaik dan bisa dicontoh oleh pengelola PAUD lain se-Indonesia. Mengenai pemilihan nama PAUD KM “0”, Mendikbud menuturkan, filosofinya adalah bahwa pendidikan anak usia dini itu dimulai dari usia 0 tahun. Dan di titik 0 Km itulah dimulainya fase pendidikan anak usia dini yang berperan besar dalam menentukan fase kehidupan selanjutnya.

Beberapa hal yang bisa dicontoh dari PAUD KM “0” adalah fasilitas dan kebijakan di PAUD Kemendikbud. "Ada studi bandingnya, termasuk soal permainan-permainan terbarunya. Bahkan tim Kemendikbud juga membandingkan dengan PAUD terbaik yang ada di Indonesia," ujar Mendikbud. Sedangkan untuk kebijakan, PAUD KM “0” tidak mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) kepada anak-anak. Hal itu sesuai dengan Permendiknas Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.
 
Fasilitas di PAUD KM “0” memang sangat lengkap dan baik. Ruangan-ruangannya terbagi menjadi ruangan yang tematik, antara lain ruang seni dan kreatif yang dilengkapi dengan berbagai mainan yang merangsang kreativitas anak, area bermain peran yang dilengkapi dengan pakaian anak dari berbagai profesi/pekerjaan dan peralatannya, ruang musik dengan berbagai alat musik tradisional maupun modern, area balok dan gerak, hingga area basah, di mana anak-anak dapat bermain air di kolam kecil serta bermain pasir. Selain itu ada juga ruang anak usia 1-2 tahun, ruang anak usia 2-3 tahun, ruang Pra SD, ruang tidur, ruang bayi, ruang laktasi, ruang ibadah, dan ruang makan.

Dengan tersedianya fasilitas yang baik di PAUD KM “0”, Mendikbud berharap kualitas pendidik PAUD, atau kerap dipanggil “Bunda PAUD”, juga semakin meningkat. “Bunda PAUDnya juga harus state of the art. Semua yang terlibat di sini harus terus mau belajar dan memanfaatkan berbagai media dan sumber untuk mendidik anak-anak kita dengan pendekatan yang terbaru,” tuturnya.

PAUD KM “0” Kemendikbud sebelumnya bernama Taman Penitipan Anak (TPA) Mekar Asih. TPA Mekar Asih Kemendikbud telah berdiri sejak tahun 1995. TPA tersebut merupakan sarana pemenuhan kebutuhan para pegawai Kemendikbud yang mempunyai anak usia dini, akan pendidikan, perawatan, pengasuhan, pemberian kasih sayang dan perlindungan saat orang tuanya bekerja. TPA/PAUD di Kemendikbud dikelola oleh Yayasan Bakti Idhata yang berada di bawah naungan Dharma Wanita Persatuan Kemendikbud.
Sumber: Kemdikbud

Sabtu, 16 April 2016

Harmonisasi dan Akselerasi Penyerapan BOP DAK PAUD

Kamis, 14 April 2016, Rapat Kerja Penguatan Strategis Program PAUD DIKMAS Tahun 2016 dengan tema Pengelolaan BOP DAK PAUD dan Program PAUD DIKMAS resmi ditutup oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Dr. Wartanto. Sebelumnya, Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran Ditjen PAUD dan Dikmas Ir. Agus Pranoto Basuki, M.Pd melaporkan, seluruh rangkaian kegiatan rapat kerja berjalan sesuai dengan target awal. 

Kamis, 10 Maret 2016

Harapan Mendikbud Melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga

“Kita berharap melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga ada platform bagi para orang tua untuk belajar dan berbagi pengalaman”, ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies R Baswedan, saat membuka Seminar Pendidikan Keluarga Duta OASE Cinta di Hotel Sahid Jakarta. Minggu (6/3).

Senin, 07 Maret 2016

Inilah Rasio Ideal Guru PAUD dan Anak Didik

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah mengatur beberapa hal penting, antara lain standar pengelolaan PAUD. Permendikbud yang disahkan akhir tahun 2014 tersebut mencantumkan rasio ideal antara jumlah guru dan anak didik.

Jumat, 04 Maret 2016

Mendikbud: HIMPAUDI Fondasi Penentu Kualitas Anak Bangsa

Foto: http://www.kemdikbud.go.id/
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengukuhkan agen penggerak gerakan nasional PAUD berkualitas Himpunan Pengajar Anak Usia Dini (HIMPAUDI)  dalam acara Rapat Kerja Nasional  II HIMPAUDI di Jakarta, Kamis (3/3/2016). Acara ini mengangkat tema “Menyongsong HIMPAUDI Profesional dan Mandiri Dalam Gerakan Nasional PAUD Berkualitas”.

Blog Dzakiron

Arsip

AMANAH Media Utama Paninggaran © 2016. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Statistik Blog

Ikuti kami via email

We promise, we will only send you awesome stuff which will make your day!

Copyright © TK Pertiwi Paninggaran | Powered by Blogger
Design by AnarielDesign | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com