Theme Support

panelarrow

Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah

Selasa, 16 Februari 2016

Tahun 2030, Seluruh Anak Peroleh Akses Pendidikan Pra-SD


Tahun 2016 merupakan titik awal untuk mencapai target penyediaan pendidikan yang berkualitas. Target ini menjadi poin ke-empat dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Target ini biasa disebut Agenda Pendidikan 2030.

“Target Agenda Pendidikan 2030 untuk PAUD adalah memastikan seluruh anak laki-laki dan perempuan memperoleh akses terhadap perkembangan, perawatan dan pendidikan pra-SD (PAUD) yang bermutu untuk menjamin kesiapan memasuki pendidikan dasar,” ujar Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Ella Yulaelawati, pada Rapat Koordinasi Nasional PAUD dan Dikmas tahun 2016, di Medan, Sumatera Utara.



Di Indonesia, lanjut Ella, upaya mencapai target tersebut sudah dimulai dengan Program Satu Desa Satu PAUD. Capaian program cukup menggembirakan. Sampai tahun 2016 tercatat 72,29 persen atau 58.174 desa di seluruh Indonesia telah memiliki PAUD. 

Saat ini berdasarkan Dapodik PAUD 2016, jumlah PAUD di seluruh Indonesia mencapai 190.225 lembaga. Capaian lainnya adalah APK PAUD yang mencapai 70,10 persen. Meskipun harus diakui di beberapa daerah, capaian APK PAUD masih di bawah rata-rata nasional. 

“Capaian menggembirakan ini sekaligus menunjukkan PAUD telah menjadi sebuah gerakan masyararakat,” tambah Ella.

Namun pertumbuhan PAUD yang demikian pesat menimbulkan tantangan tersendiri, yakni kualitas penyelenggaraan PAUD. 

Penyelenggaraan PAUD berkualitas, sesuai penelitian Profesor James Heckman, ahli ekonomi dari Universitas Chicago dan peraih nobel ekonomi, merupakan sebuah inventasi. Ia menggambarkan, investasi satu US Dollar dalam PAUD berkualitas akan memeroleh imbal hasil investasi sebesar tujuh US Dollar. 

Jika PAUD berkualitas tersedia untuk setiap anak, sama artinya menyediakan tempat yang aman bagi anak untuk tumbuh dan belajar.



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berupaya mewujudkan target SDGs dengan mulai memberikan DAK BOP PAUD sebesar Rp 600 ribu per tahun untuk 190.158 lembaga. Bantuan ini diprioritaskan bagi peserta didik PAUD usia 4-6 tahun.

Upaya lainnya ditempuh dengan menyalurkan bantuan alat permainan edukatif melalui dana dekonsentrasi dan meningkatkan mutu guru melalui diklat berjenjang.

Upaya mewujudkan PAUD berkualitas juga dilakukan melalui penumbuhan budi pekerti anak sejak dini. Ada beragam cara yang ditempuh. Di antaranya melalui komik, lagu, dongeng, cerita rakyat, buku-buku berbasis bahasa ibu, pedoman guru tentang pelaksanaan kurikulum 2013, serta pedoman pengawasan penggunaan bahan pembelajaran, dan APE.

“Kami juga mengundang contoh-contoh baik dari khalayak yang kami unggah di Ruang Guru Online. Laman ini berisi dongeng dan lagu dalam kanal Rumah Cerita,” kata Ella.



0 komentar:

Posting Komentar

Info Pendidikan Aktual

Arsip

AMANAH Media Utama Paninggaran © 2016. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Statistik Blog

Ikuti kami via email

We promise, we will only send you awesome stuff which will make your day!

Copyright © TK Pertiwi Paninggaran | Powered by Blogger
Design by AnarielDesign | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com